Prospek Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Petani di Provinsi Riau dalam Perspektif Makroekonomi

Authors

  • Mailisa Mailisa Institut Teknologi Rokan Hilir
  • Syikhristani Syikhristani Institut Teknologi Rokan Hilir

DOI:

https://doi.org/10.69688/juksit.v5i1.1.281

Keywords:

Kelapa Sawit, Pendapatan Petani Riau, Inflasi, Nilai Tukar, Produktivitas, Kelembagaan Petani

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis bagi perekonomian Provinsi Riau karena berperan sebagai sumber pendapatan petani, penggerak ekonomi daerah, penyedia lapangan kerja, serta penopang ekspor berbasis komoditas. Namun, prospek perkebunan kelapa sawit tidak dapat hanya dinilai dari luas areal dan kenaikan harga tandan buah segar, melainkan juga perlu dianalisis dalam konteks makroekonomi, khususnya inflasi dan nilai rupiah. Inflasi memengaruhi pendapatan riil petani melalui kenaikan harga kebutuhan rumah tangga dan biaya produksi, sedangkan pelemahan rupiah dapat memberikan efek ganda: di satu sisi meningkatkan nilai rupiah dari komoditas ekspor seperti minyak sawit mentah, tetapi di sisi lain menaikkan biaya input impor seperti pupuk, pestisida, alat produksi, bahan bakar, dan biaya logistik. Artikel ini bertujuan menganalisis prospek perkebunan kelapa sawit dalam meningkatkan pendapatan petani di Provinsi Riau ditinjau dari inflasi dan nilai rupiah saat ini. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah data statistik resmi, laporan lembaga pemerintah, artikel ilmiah, kebijakan perkebunan, serta publikasi ekonomi terkini

References

M. Kinter and N. E. Sherman, “No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title”.

Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute, “Paspi Monitor,” vol. I, 2019, [Online]. Available: https://paspimonitor.or.id/

A. Ariyanto, Y. Syaukat, S. Hartoyo, and B. M. Sinaga, “Technology Adoption and Technical Efficiency of Oil Palm Smallholder Plantation in Riau and West Kalimantan,” J. Manaj. dan Agribisnis, vol. 17, no. 3, pp. 239–253, 2020, doi: 10.17358/jma.17.3.239.

T. T. Tambunan, “Teori Ekonomi Makro,” 2011.

B. BPS, “Perkembangan Nilai Tukar Petani Provinsi Banten April 2025,” BPS Banten, no. 26, 2025.

G. M. N, “Pengantar ekonomi makro,” Terjem. Chriswan Sungkono. Jakarta Salemba Empat, p. 223, 2012.

Y. Yuhendra, Y. Syaukat, S. Hartoyo, and N. Kusnadi, “Analysis of Farmer Perceptions in Adopting The Integrated Farming System: A Case Study of Oil Palm Plantation in Riau Province,” J. Manaj. dan Agribisnis, vol. 19, no. 2, pp. 165–174, 2022, doi: 10.17358/jma.19.2.165.

E. Bobby Febrianto et al., KELAPA SAWIT Budidaya, Pengolahan dan Manfaat Ekonomi. 2025. [Online]. Available: www.lingkaredukasiindonesia.com

M. A. Sipahutar, “Linkage of Money Growth on Banks Credit – Evidence from Indonesia,” J. Acad. Sci., vol. 1, no. 1, pp. 27–36, 2024, doi: 10.59613/m84y4381.

J. Baffes and K. Temaj, “Commodity Markets Outlook,” World Bank, no. April, 2024, [Online]. Available: https://www.reuters.com/markets/commodities/world-bank-sees-commodity-prices-falling-pre-covid-levels-2025-04-29/

Badan Pusat Statistik, “Perkembangan Indeks Harga Konsumen April 2026,” Ber. Resmi Stat., no. 22, pp. 1–16, 2026.

F. Varina, S. Hartoyo, N. Kusnadi, and A. Rifin, “Efficiency of Oil Palm Smallholders in Indonesia: a Meta-Frontier Approach,” J. Manaj. dan Agribisnis, vol. 17, no. 3, pp. 217–226, 2020, doi: 10.17358/jma.17.3.217.

F. Muslima and B. Kharisma, “Exchange Rate Volatility and Leading Export Commodities of Plantations in Indonesia: The Gravity Model Approach,” J. Econ., vol. 19, no. 2, pp. 188–205, 2023, doi: 10.21831/economia.v19i2.44430.

B. Indonesia, “Laporan Kebijakan Moneter 2021,” Bank Indones., 2021.

BPS Provinsi Riau, “Pertumbuhan Ekonomi Riau Triwulan Iii/2016,” vol. 7 november, no. 26, pp. 3–9, 2016, [Online]. Available: https://riau.bps.go.id/Brs/view/id/418

Downloads

Published

2026-09-10

How to Cite

Mailisa, M., & Syikhristani, S. (2026). Prospek Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Petani di Provinsi Riau dalam Perspektif Makroekonomi. Jurnal Kolaborasi Sains Dan Ilmu Terapan, 5(1.1), 321–328. https://doi.org/10.69688/juksit.v5i1.1.281