Akreditasi

Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan (JuKSIT) telah memperoleh status akreditasi jurnal ilmiah nasional dengan peringkat SINTA 4.

Berdasarkan pemberitahuan hasil akreditasi jurnal ilmiah, akreditasi peringkat 4 (SINTA 4) berlaku mulai Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022 sampai dengan Volume 5 Nomor 2 Tahun 2026.

Informasi Akreditasi

Nama Jurnal Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan (JuKSIT)
Status Akreditasi SINTA 4
Periode Akreditasi Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022 sampai Volume 5 Nomor 2 Tahun 2026
Periode Penetapan Periode 2 Tahun 2025
Informasi Hasil Pemberitahuan Hasil Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Peringkat 3 sampai 6

Verifikasi Dokumen Akreditasi

Informasi mengenai hasil akreditasi Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan (JuKSIT) dapat diverifikasi melalui dokumen pemberitahuan hasil akreditasi dan pengumuman resmi pada sistem akreditasi jurnal ilmiah.

Dokumen Pemberitahuan Hasil Akreditasi

Bukti Informasi Akreditasi

Informasi Akreditasi Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
Catatan Penting

Status akreditasi SINTA 4 sebagaimana tercantum pada halaman ini mengacu pada pemberitahuan hasil akreditasi jurnal ilmiah yang berlaku untuk periode Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022 sampai dengan Volume 5 Nomor 2 Tahun 2026.

Apabila terdapat penetapan akreditasi baru, perubahan peringkat, perpanjangan masa berlaku, atau keputusan resmi lainnya dari lembaga yang berwenang, informasi pada halaman ini akan diperbarui sesuai dengan dokumen dan pengumuman resmi terbaru.

Independensi Editorial

Status akreditasi tidak memengaruhi independensi proses editorial Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan (JuKSIT). Seluruh naskah diproses berdasarkan kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, kualitas ilmiah, kebaruan, kontribusi penelitian, validitas metodologi, integritas penelitian, serta hasil proses penelaahan sejawat.

Komitmen JuKSIT

Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan (JuKSIT) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola jurnal, proses editorial, penelaahan sejawat, integritas publikasi, transparansi kebijakan, visibilitas ilmiah, dan keberlanjutan penerbitan sesuai dengan standar dan praktik baik pengelolaan jurnal ilmiah.