NARASI MEDIA DALAM ESKALASI DAN RESOLUSI KONFLIK SOSIAL DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.55338/mekas.v3i2.134Keywords:
Narasi Media, Konflik Sosial, Eskalasi Konflik, Jurnalisme Perdamaian, Ruang Gema Algoritmik, IndonesiaAbstract
Konflik sosial di Indonesia merupakan fenomena laten dan berlapis-lapis yang didorong oleh pluralisme sosio-demografis dan ketidaksetaraan struktural. Dalam lanskap komunikasi kontemporer, teks media tidak hanya melaporkan fakta tetapi bertindak sebagai agen strategis yang secara aktif membangun persepsi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme simultan narasi media dalam mendorong eskalasi dan penyelesaian konflik sosial di Indonesia. Menggunakan metode analisis konten kualitatif, penelitian ini mengaudit pembingkaian berita lintas platform dari media online arus utama terpilih dan platform digital interaktif selama periode gesekan etno-agama dan sosial-politik 2024–2025. Hasilnya menunjukkan dualitas operasional yang kritis: sementara pelaporan digital yang digerakkan oleh clickbait dan asimetris mempercepat eskalasi konflik dengan merekayasa prasangka sosial dan ruang gema algoritmik, jaringan alternatif yang dipimpin warga dan kerangka kerja jurnalisme perdamaian terstruktur menawarkan kontra-narasi yang efektif untuk de-eskalasi. Platform media bergeser dari saluran informasi pasif menjadi ruang interaktif untuk dialog lintas faksi yang memanusiakan kelompok musuh. Studi ini menyimpulkan bahwa di era digital, mitigasi polarisasi sosial membutuhkan pergeseran struktural menuju jurnalisme perdamaian partisipatif yang terintegrasi dengan literasi media publik sistemik
References
Damayanti, E. (2025). Konflik kelapa sawit di Kalimantan Tengah (Konsep tiga dimensi kekerasan Johan Galtung. Jurnal Polstac, 1(2), 17–28.
Khaswara, F., & Hambali, R. Y. A. (2021). Conflict theory according to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4, 650–661.
Krippendorff, K. (2022). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (5th edn). SAGE Publications.
Miagoni, Y. (2025). Resolusi konflik perang suku di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah [Naskah Publikasi. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2021). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th edn). SAGE Publications.
Nasution, N. R. (2025). Framing media terhadap konflik keagamaan: Studi kasus pemberitaan penolakan rumah ibadah di Kota Bekasi. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(3), 210–222.
Sinaga, E. H., Simatupang, M. N., & Widyaningtyas, M. D. (2025). Pemberitaan penolakan pembangunan Gereja HKBP Maranatha Cilegon oleh Kompas.com dan Detik.com dalam bingkai Robert Entman. Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 14(2), 250–268.
Yoedtadi, M. G. (2025). Peace journalism in the 2023 Bitung ethno-religious clashes. Kajian Jurnalisme, 9(1), 17–29.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Media dan Komunikasi (MEKAS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.