Pengarsipan dan Preservasi Digital
Ketersediaan dan Berbagi Data Penelitian
Ketersediaan dan Berbagi Data Penelitian
Jurnal Media dan Komunikasi (MEKAS) mendukung transparansi, keterulangan, dan integritas penelitian melalui ketersediaan data, bahan penelitian, kode, instrumen, dan informasi pendukung lainnya apabila memungkinkan secara etis, legal, dan teknis.
1. Prinsip Ketersediaan Data
Penulis didorong untuk menyediakan data penelitian, bahan penelitian, instrumen, kode, atau informasi pendukung yang diperlukan untuk memahami, memverifikasi, atau mereproduksi hasil penelitian apabila data tersebut dapat dibagikan secara etis dan legal.
Kebijakan ini tidak mengharuskan penulis membuka data yang mengandung informasi pribadi, informasi rahasia, data yang dilindungi hukum, atau data lain yang tidak dapat dibagikan secara sah.
2. Pernyataan Ketersediaan Data
Setiap artikel penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Media dan Komunikasi (MEKAS) dianjurkan memiliki Pernyataan Ketersediaan Data (Data Availability Statement).
Pernyataan tersebut dapat menjelaskan salah satu kondisi berikut:
- data tersedia secara terbuka melalui repositori;
- data tersedia berdasarkan permintaan yang wajar kepada penulis;
- data tersedia dalam lampiran atau bahan tambahan artikel;
- data tidak tersedia untuk publik karena alasan etika, privasi, hukum, atau kerahasiaan; atau
- penelitian tidak menghasilkan atau menggunakan data yang dapat dibagikan.
3. Data yang Dapat Dibagikan
Data yang dapat dibagikan dapat mencakup:
- dataset penelitian;
- data hasil pengukuran;
- data survei yang telah dianonimkan;
- data transkrip yang telah dianonimkan;
- kode program;
- instrumen penelitian;
- kuesioner;
- protokol penelitian;
- materi tambahan; dan
- informasi pendukung lain yang relevan.
4. Perlindungan Data Pribadi
Data yang mengandung informasi pribadi harus diperlakukan sesuai dengan prinsip perlindungan privasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis tidak boleh membagikan data pribadi yang dapat mengidentifikasi individu tanpa dasar hukum, persetujuan, atau perlindungan yang sesuai.
Jika memungkinkan, data harus dianonimkan atau disamarkan sebelum dibagikan.
5. Data Penelitian yang Bersifat Sensitif
Data yang berkaitan dengan kelompok rentan, wawancara pribadi, informasi kesehatan, informasi sensitif, informasi identitas, atau informasi rahasia dapat dikecualikan dari kewajiban berbagi secara terbuka.
Penulis harus menjelaskan alasan pembatasan akses apabila data tidak dapat tersedia secara terbuka.
6. Repositori Data
Penulis dianjurkan menyimpan dataset atau bahan penelitian yang dapat dibagikan pada repositori yang sesuai dengan bidang penelitian dan memiliki mekanisme akses yang jelas.
Jika data disimpan dalam repositori, penulis dianjurkan mencantumkan tautan permanen atau pengenal data seperti DOI dataset dalam Pernyataan Ketersediaan Data.
7. Data yang Tidak Dapat Dibagikan
Data dapat dinyatakan tidak tersedia untuk akses publik apabila terdapat alasan yang sah, termasuk:
- perlindungan privasi;
- persetujuan penelitian;
- kerahasiaan responden;
- kepemilikan data;
- hak kekayaan intelektual;
- perjanjian dengan pihak ketiga;
- ketentuan hukum;
- keamanan;
- risiko terhadap subjek penelitian; atau
- alasan etika lainnya.
8. Akses Data Berdasarkan Permintaan
Apabila data tidak dapat ditempatkan dalam repositori terbuka tetapi dapat diberikan berdasarkan permintaan, penulis dapat menyediakan mekanisme permintaan data yang wajar.
Permintaan data dapat ditinjau dengan mempertimbangkan privasi, etika penelitian, hak kekayaan intelektual, keamanan, dan ketentuan hukum yang berlaku.
9. Kode dan Bahan Pendukung
Untuk penelitian yang menggunakan perangkat lunak, pemodelan komputasi, analisis statistik, atau metode berbasis komputer, penulis dianjurkan menyediakan kode atau informasi teknis yang diperlukan untuk mendukung pemahaman dan keterulangan analisis.
Kode atau bahan pendukung dapat disimpan dalam repositori yang sesuai dan dicantumkan dalam artikel.
10. Keterulangan Penelitian
Penulis dianjurkan memberikan informasi metodologi yang cukup untuk memungkinkan peneliti lain memahami prosedur, analisis, dan dasar pengambilan kesimpulan penelitian.
Apabila penelitian menggunakan perangkat lunak, dataset, instrumen, atau prosedur khusus, informasi mengenai sumber dan penggunaannya dianjurkan dicantumkan secara jelas.
11. Pedoman Pelaporan Penelitian
Penulis dianjurkan mengikuti pedoman pelaporan penelitian yang relevan dengan jenis penelitian dan bidang kajiannya.
Penggunaan pedoman pelaporan dapat membantu meningkatkan transparansi, kelengkapan, dan keterulangan penelitian.
12. Registrasi Penelitian
Untuk jenis penelitian yang secara disipliner memerlukan registrasi atau praregistrasi, penulis dianjurkan mencantumkan informasi registrasi dalam manuskrip.
Jika tersedia, nomor registrasi atau pengenal permanen penelitian dapat dicantumkan pada artikel.
13. Verifikasi Data oleh Editor
Dalam kondisi tertentu, editor dapat meminta penulis menyediakan data, kode, bahan penelitian, atau informasi pendukung secara terbatas untuk keperluan pemeriksaan, verifikasi, atau penyelidikan dugaan pelanggaran integritas penelitian.
Informasi yang diberikan kepada editor dalam proses tersebut diperlakukan sebagai informasi rahasia sesuai dengan kebijakan editorial jurnal.
14. Dugaan Fabrikasi dan Falsifikasi Data
Apabila terdapat alasan yang wajar untuk menduga adanya fabrikasi, falsifikasi, manipulasi, atau penyajian data penelitian yang menyesatkan, editor dapat meminta klarifikasi atau bukti pendukung dari penulis.
Penanganan dugaan pelanggaran dilakukan sesuai dengan Etika Publikasi dan Pernyataan Malpraktik Publikasi Jurnal Media dan Komunikasi (MEKAS).
15. Hak Kekayaan Intelektual
Berbagi data tidak menghilangkan hak kekayaan intelektual penulis atau pihak lain yang secara sah memiliki hak terhadap data atau bahan penelitian.
Penulis harus memastikan bahwa berbagi data tidak melanggar perjanjian, lisensi, hak cipta, atau ketentuan kepemilikan data.
16. Lisensi Data
Apabila data penelitian dibagikan melalui repositori, penulis dianjurkan memberikan informasi mengenai lisensi atau ketentuan penggunaan kembali data tersebut.
Lisensi data harus dibedakan dari lisensi artikel apabila keduanya memiliki ketentuan penggunaan yang berbeda.
17. Data dan Bahan Tambahan
Data atau bahan tambahan yang disertakan bersama artikel dapat menjadi bagian dari rekam publikasi apabila telah diproses dan diterima sesuai dengan kebijakan jurnal.
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa bahan tambahan tersebut akurat, relevan, dan tidak melanggar hak pihak lain.
18. Pernyataan Contoh
Penulis dapat menggunakan salah satu format pernyataan berikut sesuai kondisi penelitian:
Data tersedia secara terbuka:
"Data penelitian tersedia secara terbuka melalui [nama repositori] dengan DOI/tautan [identitas data]."
Data tersedia berdasarkan permintaan:
"Data penelitian tersedia berdasarkan permintaan yang wajar kepada penulis."
Data terbatas:
"Data penelitian tidak tersedia secara terbuka karena mengandung informasi yang dapat mengidentifikasi responden dan dibatasi untuk melindungi privasi."
Tidak berlaku:
"Penelitian ini tidak menghasilkan atau menggunakan dataset yang dapat dibagikan."
19. Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab atas keakuratan pernyataan ketersediaan data yang dicantumkan dalam manuskrip.
Penulis juga bertanggung jawab memastikan bahwa data, kode, atau bahan yang dibagikan dapat digunakan secara sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
20. Tanggung Jawab Editor
Editor bertanggung jawab memastikan bahwa kebijakan ketersediaan data diterapkan secara konsisten dan tidak digunakan untuk meminta data yang secara tidak wajar melanggar privasi, keamanan, hak kekayaan intelektual, atau ketentuan etika penelitian.
Jurnal Media dan Komunikasi (MEKAS) mendukung transparansi dan keterulangan penelitian dengan tetap menghormati privasi, etika, hak kekayaan intelektual, dan ketentuan hukum yang berlaku.
Ketersediaan dan Berbagi Data Penelitian