Analisis Kesiapan Ekosistem Pendidikan Inklusif terhadap Implementasi Kurikulum Adaptif Berbasis Artificial Intelligence (AI)

Authors

  • Indah Syafitri Universitas Kalijanga
  • Eva Simanjuntak Universitas Kalijanga

DOI:

https://doi.org/10.69688/simataniari.v2i2.93

Keywords:

Pendidikan inklusif, kurikulum adaptif, Artificial Intelligence (AI), kesiapan ekosistem pendidikan, transformasi digital pendidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan ekosistem pendidikan inklusif dalam mengimplementasikan kurikulum adaptif berbasis Artificial Intelligence (AI). Fokus kajian mencakup aspek kebijakan, kompetensi pendidik, infrastruktur teknologi, serta kesiapan peserta didik berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada beberapa satuan pendidikan inklusif. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola kesiapan dan tantangan implementasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum ekosistem pendidikan inklusif berada pada tahap kesiapan awal hingga menengah. Dari sisi kebijakan, terdapat dukungan normatif terhadap integrasi teknologi, namun belum diikuti dengan panduan teknis yang komprehensif. Kompetensi pendidik dalam memanfaatkan AI masih terbatas, khususnya dalam merancang pembelajaran adaptif berbasis data. Infrastruktur teknologi menunjukkan kesenjangan antar lembaga, terutama terkait akses perangkat dan konektivitas. Di sisi lain, penggunaan AI berpotensi meningkatkan personalisasi pembelajaran, aksesibilitas materi, serta pemantauan perkembangan peserta didik secara real-time. Tantangan utama meliputi keterbatasan literasi digital, isu etika penggunaan AI, serta kesiapan budaya organisasi sekolah.

Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi kurikulum adaptif berbasis AI dalam pendidikan inklusif memerlukan penguatan pada aspek kebijakan operasional, peningkatan kapasitas pendidik, pemerataan infrastruktur, serta pengembangan kerangka etika dan tata kelola AI. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem pendidikan inklusif yang adaptif dan berkelanjutan

References

Budiman, A., and R. Setiawan. 2023. “Implementasi Kurikulum Adaptif: Peluang dan Tantangan bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di Era Digital.” Jurnal Khusus Pendidikan Inklusi 11(2):112–28.

Fitriani, N., and T. Prasetyo. 2024. “Integrasi Artificial Intelligence dalam Sistem Pembelajaran Adaptif untuk Meningkatkan Aksesibilitas Pendidikan.” Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Teknologi 8(1):20–35.

Hidayat, M. R. 2023. “Analisis Kebijakan Kurikulum Merdeka: Transformasi Menuju Ekosistem Pendidikan Inklusif Berbasis Teknologi.” Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan 14(3):201–15.

Kusuma, W., and K. Wardani. 2024. “Evaluasi Kesiapan Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam Mengadopsi Platform Pembelajaran Adaptif Berbasis AI.” Jurnal Inovasi Kurikulum 21(1):154–69.

Lestari, D., and S. Mulyono. 2021. “Peran Guru Pendamping Khusus dalam Penggunaan Teknologi Asistif di Kelas Inklusif.” Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah 7(3):330–45.

Nugraha, A. S., and R. Pratama. 2023. “Desain Kurikulum Adaptif: Menggunakan AI untuk Sinkronisasi Kebutuhan Individual Siswa.” Jurnal Riset Teknologi Informasi dan Komunikasi 10(1):12–25.

Ramadhan, I., and B. Santoso. 2024. “Studi Komparatif Kesiapan Sekolah Negeri dan Swasta terhadap Ekosistem Pendidikan Digital Inklusif.” Jurnal Manajemen Pendidikan 15(2):210–24.

Sari, R. K., and R. Winarni. 2023. “Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis AI untuk Mendukung Kurikulum Adaptif di Sekolah Dasar Inklusi.” Jurnal Kredo: Jurnal Ilmiah Pendidikan 6(2):305–18.

Sholeh, M., and A. Kurniawan. 2020. “Teknologi Adaptif dalam Pendidikan Inklusif: Sebuah Kajian Literatur Sistematis.” Jurnal Khazanah Pendidikan 14(1):55–70.

Wibowo, T., and P. Utami. 2021. “Analisis Persepsi Guru terhadap Penggunaan Sistem Pakar dalam Diagnosa Kebutuhan Belajar Siswa Inklusif.” Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling 7(2):130–44.

Downloads

Published

2025-07-30