Pemindaian Plagiarisme
Simataniari: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar integritas akademik dan orisinalitas yang setinggi-tingginya. Untuk memastikan keaslian semua kiriman, setiap naskah menjalani proses pemindaian plagiarisme yang ketat sebelum dilanjutkan ke peninjauan sejawat (peer review).
1. Perangkat Lunak Pendeteksi Plagiarisme:
Kami menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme yang andal untuk memindai semua kiriman. Perangkat lunak ini memindai konten untuk mencari kemiripan dengan karya-karya yang telah diterbitkan, memungkinkan kami untuk mengidentifikasi adanya potensi plagiarisme atau konten yang tidak orisinal.
2. Ambang Batas Kemiripan yang Diterima:
Naskah yang dikirimkan ke jurnal kami harus memiliki indeks kemiripan di bawah 35% (tidak termasuk referensi dan frasa yang umum digunakan). Setiap naskah yang melebihi ambang batas ini dapat dikembalikan kepada penulis untuk direvisi atau ditolak secara langsung, tergantung pada sejauh mana dan sifat tumpang tindih tersebut.
3. Penanganan Kasus Plagiarisme:
Jika ditemukan plagiarisme yang signifikan atau publikasi ganda, naskah akan segera ditolak. Penulis dapat dihubungi untuk memberikan penjelasan atau perbaikan jika ditemukan masalah kecil. Kasus praktik tidak etis yang berat dapat berakibat pada pelarangan penulis untuk mengirimkan karya ke jurnal kami di masa mendatang.
4. Standar Etika:
Jurnal kami mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Penulis diharapkan untuk mengirimkan karya orisinal dan menghindari segala bentuk tindakan tidak etis, termasuk plagiarisme diri sendiri (self-plagiarism), fabrikasi data, dan penyalahgunaan sumber.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini, Simataniari: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra bertujuan untuk menumbuhkan lingkungan akademik yang terpercaya yang menghargai orisinalitas dan keilmuan yang etis.




