Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah
DOI:
https://doi.org/10.69688/simataniari.v3i1.100Keywords:
Teknologi Digital, Metode Pembelajaran, Kemampuan Berbicara, Bahasa Inggris, Siswa Sekolah MenengahAbstract
Rendahnya motivasi belajar siswa sekolah dasar menjadi hambatan utama dalam mencapai efektivitas capaian pembelajaran di era transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh signifikan penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi terhadap tingkat motivasi belajar siswa. Pendekatan kuantitatif desain kuasi-eksperimen digunakan untuk membandingkan kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen yang menggunakan media pembelajaran digital interaktif. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar divalidasi secara empiris guna mengukur perubahan perilaku siswa sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t sampel independen untuk melihat perbedaan rata-rata skor motivasi antara kedua kelompok subjek. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam kelas secara konsisten meningkatkan keterlibatan aktif serta minat eksplorasi mandiri siswa. Temuan utama mengungkapkan bahwa integrasi platform gamifikasi digital memberikan dampak positif yang sangat signifikan terhadap antusiasme belajar siswa. Penerapan teknologi secara pedagogis terbukti efektif meningkatkan motivasi intrinsik siswa dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional yang bersifat searah. Guru disarankan untuk mengintegrasikan perangkat lunak edukatif secara rutin guna mempertahankan konsistensi motivasi dan hasil belajar siswa
References
Aditama, R., & Pratama, S. (2024). Efektivitas Integrasi Artificial Intelligence (AI) Voice Assistant dalam Melatih Pronunsi Bahasa Inggris Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Terapan, 12(1), 34–48.
Ardiansyah, M., & Sari, D. P. (2023). Pemanfaatan Aplikasi Duolingo dan ELSA Speak terhadap Kepercayaan Diri Berbicara Bahasa Inggris pada Siswa Menengah Atas. Jurnal Teknologi Instruksional, 11(2), 154–169.
Budiman, A. (2024). Analisis Penggunaan Media Sosial TikTok sebagai Sarana Praktik Speaking Bahasa Inggris: Studi Kasus di Sekolah Menengah. Jurnal Pedagogi Bahasa dan Sastra, 15(1), 22–37.
Hidayat, N., & Utami, S. (2022). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Blended Learning terhadap Kemampuan Kelancaran (Fluency) Siswa dalam Berbicara Bahasa Inggris. Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa, 16(1), 45–58.
Irawan, F., & Rahayu, T. (2023). Implementasi Teknologi Virtual Reality (VR) untuk Menciptakan Lingkungan Imersif dalam Pembelajaran Speaking. Jurnal Inovasi Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, 10(2), 201–215.
Kurniawan, D., & Wardani, K. (2021). Penggunaan Flipgrid dalam Meningkatkan Interaksi Verbal Mahasiswa di Kelas Bahasa Inggris Online. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 7(2), 567–580.
Nugraha, A. S., & Putri, E. K. (2023). Dampak Gamifikasi melalui Platform Quizizz dan Kahoot terhadap Motivasi Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMP. Jurnal Edukasi dan Teknologi, 9(1), 12–25.
Pratama, R., & Santoso, B. (2022). Efektivitas Teknik Shadowing Berbantuan YouTube dalam Meningkatkan Akurasi Intonasi Siswa. Jurnal Literasi Digital Indonesia, 3(2), 130–144.
Ramadhan, I. (2020). Analisis Penggunaan Zoom Meeting dalam Praktik Diskusi Kelompok Bahasa Inggris di Masa Transisi Digital. Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa, 11(3), 77–92.
Sari, R. K., & Winarni, R. (2024). Pengaruh Metode Flipped Classroom Berbasis Video Interaktif terhadap Keterampilan Oral Siswa SMA. Jurnal Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 7(1), 312–326.
Sholeh, M. (2021). Penerapan Mobile-Assisted Language Learning (MALL) dalam Meningkatkan Kompetensi Berbicara Bahasa Inggris di Luar Kelas. Jurnal Edukasi Bahasa, 9(2), 40–55.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zean Junfaro, Rahma Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




