Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan (JuKSIT) Utiliti Project Solution en-US Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan 2964-5581 Pengaruh Lingkungan Kerja dan Keterampilan Kerja terhadap Produktivitas Pegawai UPTD Balai Latihan Kerja Provinsi Sulawesi Barat https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/236 <p>Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulawesi Barat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja daerah, sehingga menuntut produktivitas pegawai yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan keterampilan kerja terhadap produktivitas pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-asosiatif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh pegawai yang berjumlah 35 orang. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang terdiri atas 30 item pernyataan dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai (β = 0,388; t = 2,893; sig. = 0,007) dan keterampilan kerja berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi yang lebih dominan (β = 0,574; t = 4,283; sig. = 0,000). Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 110,476; sig. = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,873, yang berarti 87,3% variasi produktivitas pegawai dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pegawai pada lembaga pelatihan kerja daerah lebih efektif dicapai melalui penguatan kompetensi teknis dan digital pegawai yang disertai perbaikan kondisi fisik serta relasional lingkungan kerja secara simultan.</p> Siti Shania Marirah T Andi Indra Martini Tamin Rohsita Amalyah Rasyid Agus Halim Copyright (c) 2026 Siti Shania Marirah T, Andi Indra Martini, Tamin, Rohsita Amalyah Rasyid, Agus Halim https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 1.1 196 203 Analisis Kepuasan Pengguna Kamus Bahasa Jepang Mazii Menggunakan Model EUCS https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/272 <p>Perkembangan teknologi informasi mendorong adopsi masif aplikasi mobile sebagai media pembelajaran bahasa asing mandiri. Aplikasi Mazii, salah satu platform kamus bahasa Jepang terpopuler di Indonesia dengan lebih dari 1 juta unduhan di Google Play Store, belum tentu menjamin kepuasan seluruh penggunanya meski unduhannya tinggi. Penelitian ini menganalisis kepuasan pengguna aktif Mazii menggunakan kerangka End-User Computing Satisfaction (EUCS) melalui kuesioner Likert lima poin. Dari 74 respons awal, disaring berdasarkan kriteria inklusi (WNI, durasi pemakaian ≥3 bulan, frekuensi minimal "beberapa kali seminggu") menjadi 48 responden, dan setelah data cleaning diperoleh 45 responden valid yang dianalisis menggunakan PLS-SEM berbasis Python. Kelima dimensi EUCS secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna (R² = 0,778), namun secara parsial hanya Content (β = 0,586; p = 0,000) dan Accuracy (β = 0,252; p = 0,050) yang signifikan; Format, Ease of Use, dan Timeliness tidak signifikan. Uji HTMT menunjukkan 7 dari 15 pasangan konstruk gagal validitas diskriminan (HTMT &gt; 0,90), mengindikasikan tumpang tindih konseptual antar dimensi EUCS sebagai keterbatasan metodologis, meski ukuran sampel (n = 45) telah memenuhi ambang minimum <em>statistical power analysis</em> (n ≥ 45). Temuan ini diharapkan menjadi acuan empiris bagi pengembang Mazii dalam memprioritaskan kelengkapan konten dan keakuratan informasi sebagai dua faktor paling konsisten memengaruhi kepuasan pengguna</p> Diva Lia Ramadhani Riana Safitri Bayu Rizkya Pratama Copyright (c) 2026 Diva Lia Ramadhani, Riana Safitri, Bayu Rizkya Pratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 1.1 228 239 Studi Komparatif Kinerja Seismik Gedung 13 Lantai RC-SW dan USPSW-CFST Berbasis Analisis Respons Spektrum di Surabaya https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/246 <p>Bangunan bertingkat memerlukan sistem penahan gaya lateral yang mampu mengendalikan simpangan dan tetap efisien terhadap berat struktur. Penelitian membandingkan struktur eksisting gedung perkuliahan 13 lantai setinggi 56 m di Surabaya yang menggunakan portal momen beton bertulang dengan reinforced-concrete shear wall dan struktur modifikasi yang menggunakan USPSW dengan kolom CFST. Analisis dilakukan dengan pemodelan tiga dimensi dan respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Hasil analisis digunakan untuk memeriksa panel USPSW, elemen batas, sambungan, pondasi tiang, serta biaya material. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya meninjau perilaku panel atau elemen secara terpisah, penelitian ini membandingkan respons struktur, kapasitas elemen utama, pondasi, dan biaya pada satu objek gedung. Hasil menunjukkan partisipasi massa kedua model lebih dari 99%. Periode fundamental turun dari 1,76 s menjadi 1,61 s dan berat model berkurang 28,15%. Simpangan maksimum arah Y turun 20,9%, sedangkan arah X naik 8,3% namun masih memenuhi batas izin. Pada model modifikasi tanpa shear wall, simpangan maksimum mencapai 64,34 mm pada arah X dan 54,59 mm pada arah Y, sedangkan setelah USPSW dipasang turun menjadi 24,21 mm dan 22,71 mm. Panel kritis menggunakan pelat 4,8 mm dengan rasio kebutuhan-kapasitas 0,72, sedangkan rasio interaksi EBV CFST sebesar 0,91. Pondasi modifikasi menggunakan spun pile D600 mm sepanjang 36 m dan memenuhi pemeriksaan yang dilakukan. Biaya struktur bawah turun 7,51%, tetapi biaya material total meningkat sekitar 160% dari Rp37,01 miliar menjadi Rp96,24 miliar. Dari hasil tersebut, USPSW-CFST dapat mengurangi berat struktur dan simpangan arah Y, tetapi belum memberikan hasil yang lebih baik pada seluruh parameter dan biaya.</p> Ifarrel Rachmanda Hariyanto Yuyun Tajunnisa Buntetriana Shanti Kohar Yudoprasetyo Moh. Safii Mansur Yosi Noviari Wibowo Moh. Fadhlan Rosyidi Copyright (c) 2026 Ifarrel Rachmanda Hariyanto, Yuyun Tajunnisa, Buntetriana Shanti, Kohar Yudoprasetyo, Moh. Safii Mansur, Yosi Noviari Wibowo, Moh. Fadhlan Rosyidi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-10 2026-09-10 5 1.1 302 313 10.69688/juksit.v5i1.1.246 Analisis Potensi Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju sebagai Kawasan Wisata Berbasis Ekowisata https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/258 <p>Pulau Karampuang merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Mamuju yang memiliki potensi sumber daya alam, budaya, dan sosial untuk mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis ekowisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Pulau Karampuang sebagai kawasan wisata berbasis ekowisata menggunakan pendekatan SWOT. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi potensi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Karampuang memiliki potensi yang didukung oleh keberadaan pantai, terumbu karang, ekosistem mangrove, potensi budaya, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan. Namun, masih terdapat keterbatasan pada aspek amenitas dan fasilitas pendukung wisata. Secara keseluruhan, Pulau Karampuang memiliki karakteristik yang mendukung sebagai kawasan wisata berbasis ekowisata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendukung pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan.</p> puti_mayvira almunawwara Nashrah Arsyad Usman Copyright (c) 2026 puti_mayvira almunawwara, Nashrah Arsyad, Usman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 1.1 220 227 Halal Awareness terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Trust sebagai Variabel Mediasi pada Produk Wardah di Kota Makassar https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/244 <p>Industri kosmetik halal di Indonesia tumbuh pesat, dengan Indonesia menempati posisi kedua konsumen kosmetik halal terbesar dunia senilai USD 5,4 miliar pada 2022, namun penelitian terdahulu belum banyak menguji secara komprehensif mekanisme psikologis yang menjembatani halal awareness dengan keputusan pembelian, khususnya pada merek lokal Wardah di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh halal awareness terhadap keputusan pembelian produk Wardah, baik secara langsung maupun melalui brand trust sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan survei terhadap 150 pengguna produk Wardah di Kota Makassar yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan halal awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust (β = 0,715) dan keputusan pembelian (β = 0,326), brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,459), serta memediasi secara parsial hubungan halal awareness dan keputusan pembelian (VAF = 50,2%). Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menegaskan brand trust sebagai mekanisme kognitif-afektif yang mengonversi kesadaran halal menjadi tindakan pembelian pada konteks kosmetik halal lokal yang belum banyak diuji sebelumnya. Disimpulkan bahwa penguatan kesadaran halal konsumen perlu diimbangi strategi penguatan kepercayaan merek agar keputusan pembelian produk kosmetik halal dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.</p> Nulthazam Sarah Azlan Azhari Kristina Parinsi Copyright (c) 2026 Nulthazam Sarah, Azlan Azhari, Kristina Parinsi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-02 2026-09-02 5 1.1 283 291 Perancangan dan Evaluasi Kinerja Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis ZigBee untuk Monitoring Data Center https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/228 <p>Penelitian ini membahas perancangan dan evaluasi kinerja jaringan sensor nirkabel (<em>Wireless Sensor Network</em>/WSN) berbasis ZigBee IEEE 802.15.4 untuk monitoring lingkungan data center. Sistem terdiri atas node sensor yang melakukan akuisisi parameter lingkungan dan node koordinator sebagai penerima data. Evaluasi kinerja dilakukan melalui pengujian <em>Received Signal Strength Indicator</em> (RSSI), <em>delay</em>, <em>packet loss</em>, dan perubahan tegangan baterai terhadap variasi jarak komunikasi. Pengujian dilakukan pada lingkungan <em>outdoor</em> sebagai karakterisasi awal kinerja komunikasi sistem. Uji jangkauan menggunakan perangkat lunak X-CTU menunjukkan bahwa komunikasi ZigBee masih dapat terdeteksi hingga jarak 19 m, sedangkan evaluasi QoS dilakukan pada jarak 1–12 m dan komunikasi terputus pada pengujian 13 m. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan jarak komunikasi diikuti oleh penurunan kualitas transmisi, yang ditunjukkan oleh peningkatan <em>delay</em> hingga 6,6 detik dan <em>packet loss</em> sebanyak 55 dari 126 paket yang dikirim pada jarak 12 m. Pengamatan kondisi sumber daya selama interval pengujian 10 menit menunjukkan penurunan tegangan baterai sebesar 0,32–0,68 V pada variasi jarak yang diuji. Perubahan tegangan baterai tidak menunjukkan kecenderungan linier terhadap pertambahan jarak komunikasi sehingga digunakan sebagai indikator perubahan kondisi sumber daya selama pengujian dan tidak merepresentasikan konsumsi daya secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak komunikasi berpengaruh terhadap kinerja jaringan ZigBee, terutama pada <em>delay</em> dan <em>packet loss</em>. Sistem yang dikembangkan menunjukkan potensi penggunaan ZigBee sebagai media komunikasi WSN untuk monitoring lingkungan data center, dengan penempatan node dan jarak komunikasi sebagai faktor penting dalam implementasinya.</p> I Made Sastra Dwikiarta Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga I Nengah Ludra Antara Copyright (c) 2026 I Made Sastra Dwikiarta; Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; I Nengah Ludra Antara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-01 2026-09-01 5 1.1 260 271 Determinan Percepatan Regenerasi Petani Pada Gapoktan Madiun Bersatu Di Desa Parit Keladi https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/242 <p>Regenerasi petani merupakan isu strategis dalam pembangunan pertanian secara nasional. Fenomena di Desa Parit Keladi, di mana dominasi petani usia lanjut berpotensi menghambat keberlanjutan usaha tani dan kelembagaan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang memengaruhi percepatan regenerasi petani pada Gapoktan Madiun Bersatu, meliputi faktor sosial, ekonomi, kelembagaan, psikologis, dan lingkungan pendukung. Alasan penelitian ini didasarkan pada pentingnya regenerasi petani sebagai prasyarat keberlanjutan sistem pertanian dan ketahanan pangan, serta masih terbatasnya kajian empiris yang secara spesifik menganalisis percepatan regenerasi petani berbasis kelembagaan gapoktan di tingkat desa. Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan pertanian dan kelembagaan gapoktan, serta belum teridentifikasinya faktor-faktor kunci yang secara signifikan memengaruhi minat dan keterlibatan mereka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap anggota Gapoktan Madiun Bersatu, termasuk petani muda dan petani senior. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan kausal antar variabel determinan percepatan regenerasi petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap percepatan regenerasi petani. Faktor ekonomi menunjukkan pengaruh paling dominan terhadap percepatan regenerasi petani. Faktor kelembagaan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap regenerasi petani. Faktor psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap regenerasi petani. Secara simultan, keempat faktor (sosial, ekonomi, kelembagaan, dan psikologis) mampu menjelaskan 68,2% variasi percepatan regenerasi petani (R² = 0,682). Angka ini menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan prediksi yang baik, sementara 31,8% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian</p> sigit sugiardi Setyo Utomo Siswadi Aleksander Sebayang Copyright (c) 2026 sigit sugiardi, Setyo Utomo, Siswadi, Aleksander Sebayang https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-02 2026-09-02 5 1.1 272 278 Perlindungan Hukum Jurnalis Warga Pasca Perubahan UU ITE: Analisis Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024 https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/284 <p>Perkembangan media sosial telah mengubah cara informasi diproduksi, didistribusikan, dan diakses masyarakat serta mendorong berkembangnya jurnalisme warga (<em>citizen journalism</em>). Kondisi ini menimbulkan persoalan hukum mengenai kedudukan dan perlindungan jurnalis warga dalam menggunakan kebebasan berekspresi, khususnya terhadap potensi penerapan ketentuan pencemaran nama baik dalam hukum informasi dan transaksi elektronik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan dan perlindungan hukum jurnalis warga dalam publikasi informasi melalui media sosial serta implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 105/PUU-XXII/2024 terhadap kebebasan berekspresi. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum meliputi UUD NRI Tahun 1945, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, serta Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalis warga tetap memiliki hak konstitusional untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi meskipun tidak berstatus sebagai wartawan profesional. Namun, kebebasan tersebut dibatasi oleh kewajiban menghormati hak dan reputasi orang lain. Putusan MK tersebut mempertegas bahwa kritik terhadap lembaga publik atau jabatan tidak secara otomatis merupakan pencemaran nama baik terhadap individu. Dengan demikian, penegakan hukum terhadap jurnalis warga harus dilakukan secara proporsional dengan membedakan kritik yang sah dari serangan terhadap kehormatan individu.</p> Budi Hermanto M. Saidi Azuhar Sudianto Sudianto Afrinaldy Rustam Ahmad Ghozali Copyright (c) 2026 Budi Hermanto, M. Saidi Azuhar, Sudianto Sudianto, Afrinaldy Rustam, Ahmad Ghozali https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-10 2026-09-10 5 1.1 329 336 10.69688/juksit.v5i1.1.284 Hubungan Paritas dengan Kejadian Kanker Serviks di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Tahun 2025 https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/226 <p>Hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks belum menunjukkan bukti yang konsisten pada berbagai populasi, sehingga diperlukan evaluasi pada wilayah dengan karakteristik reproduksi yang berbeda, seperti Papua. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks pada wanita usia ≥30 tahun di Poli Kebidanan RSUD Jayapura tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) terhadap 131 rekam medis yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis bivariat direncanakan menggunakan uji <em>Chi-square</em> pada tingkat kemaknaan 95%; karena ditemukan sel dengan nilai expected count kurang dari 5, analisis dilanjutkan menggunakan uji <em>Fisher's Exact Test</em>, sedangkan kekuatan hubungan dianalisis menggunakan <em>Contingency Coefficient</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merupakan multipara (61,8%) dan sebanyak 29,0% terdiagnosis kanker serviks. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat cukup bukti statistik untuk hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks (p=0,444), dengan nilai <em>Contingency Coefficient</em> sebesar 0,142 yang menunjukkan kekuatan hubungan sangat lemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada populasi penelitian ini, paritas tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian kanker serviks pada wanita usia ≥30 tahun di RSUD Jayapura. Temuan ini memberikan bukti ilmiah lokal awal yang menunjukkan pentingnya mempertimbangkan faktor risiko lain di luar paritas dalam upaya pencegahan kanker serviks dan menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya dengan desain yang mengendalikan variabel perancu.</p> Agnes Supraptiwi Rahayu Nabila Meilia Ananda Putri Pramesti Venthy Angelika Trajanus L. Jembise Elieser Novianto M Copyright (c) 2026 Agnes Supraptiwi Rahayu, Nabila Meilia Ananda Putri Pramesti, Venthy Angelika, Trajanus L. Jembise, Elieser, Novianto M https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-01 2026-09-01 5 1.1 252 259 Hubungan Usia dan Paritas dengan Keparahan Mioma Uteri di RSUD di Kwaingga, Keerom, Papua https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/275 <p>Mioma uteri merupakan tumor jinak uterus yang dapat menimbulkan manifestasi klinis dengan tingkat keparahan yang berbeda. Bukti mengenai faktor yang berhubungan dengan keparahan pada rumah sakit daerah di Papua masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia dan paritas dengan tingkat keparahan mioma uteri pada pasien rawat inap di RSUD Kwaingga, Kabupaten Keerom, periode 2020–2025. Penelitian menggunakan desain observasional analitik retrospektif berbasis rekam medis dengan total sampling terhadap 90 kasus yang memenuhi kriteria. Data dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan Fisher’s exact test untuk usia dan uji chi-square untuk paritas dengan tingkat kemaknaan p&lt;0,05. Kelompok usia &gt;40 tahun merupakan kelompok terbesar (58,9%), multipara 53,3%, dan kasus tidak parah 73,3%. Usia berhubungan secara bermakna dengan tingkat keparahan mioma uteri (p&lt;0,001), sedangkan paritas tidak menunjukkan hubungan bermakna (p=0,188). Pada kelompok usia &gt;40 tahun, proporsi kasus parah mencapai 43,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa pada populasi yang diteliti, variasi keparahan lebih terkait dengan usia dibandingkan paritas. Penelitian menyediakan bukti lokal mengenai karakteristik pasien mioma uteri di rumah sakit daerah Papua dan dapat menjadi dasar pengembangan penelitian dengan variabel klinis dan patologis yang lebih lengkap.</p> Ferdinant Martinus Djawa Elieser Elieser Trajanus Laurens Jembise Dais Iswanto Copyright (c) 2026 Ferdinant Martinus Djawa, Elieser Elieser, Trajanus Laurens Jembise, Dais Iswanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-10 2026-09-10 5 1.1 314 320 10.69688/juksit.v5i1.1.275 Rancang Bangun Sistem Pemantauan pH dan TDS serta Kendali Sirkulasi Otomatis Air Kolam Renang Berbasis ESP32 IoT https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/269 <p>Kualitas air kolam renang perlu dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi air tetap berada dalam batas pengoperasian yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem pemantauan kualitas air serta kendali sirkulasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang untuk memantau parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), klorin yang diestimasi melalui Oxidation-Reduction Potential (ORP), dan alkalinitas, serta mengendalikan pompa DC berdasarkan nilai ambang pH. Untuk meningkatkan kestabilan pembacaan sensor analog, sistem menerapkan metode Median Filtering dan mengirimkan data secara real-time melalui platform Blynk sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Pengujian dilakukan selama 7 hari pada kolam renang berkapasitas 10.000 liter dengan membandingkan hasil pengukuran sistem IoT terhadap alat ukur standar. Analisis kuantitatif menggunakan tiga hari sampel, yaitu hari ke-1, ke-4, dan ke-7. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH memiliki MAPE sebesar 0,78% dengan MAE 0,06 dan RMSE 0,06, sedangkan sensor TDS memiliki MAPE 1,29% dengan MAE 7 mg/L dan RMSE 7,14 mg/L. Estimasi klorin berbasis ORP menghasilkan MAPE 3,07% dengan MAE 0,03 mg/L dan RMSE 0,04 mg/L, sedangkan alkalinitas memiliki MAPE 4,23% dengan MAE 5 mg/L dan RMSE 5 mg/L. Sistem kendali pompa berhasil merespons kondisi pH di luar ambang pengoperasian, yang ditunjukkan pada hari ke-4 ketika pH mencapai 7,92 dan pompa aktif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa purwarupa mampu menjalankan fungsi pemantauan dan kendali sirkulasi otomatis sesuai spesifikasi pada kondisi pengujian. Namun, keterbatasan jumlah sampel, durasi pengujian, dan penggunaan satu kondisi lingkungan menyebabkan hasil belum dapat digeneralisasi untuk penerapan operasional jangka panjang.</p> Made Dika Nugraha I Made Sastra Dwikiarta Kadek Agus Mahabojana Dwi P Copyright (c) 2026 Made Nugraha, I Made Sastra Dwikiarta, Kadek Agus Mahabojana Dwi P https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-02 2026-09-02 5 1.1 292 301 Analisis Tematik Kinerja Manajemen Obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/215 <p>Manajemen obat merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehatan yang menjamin ketersediaan obat dengan jenis, jumlah, mutu, dan waktu yang tepat. Daerah terpencil seperti Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan dengan kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan dalam penyelenggaraan manajemen obat yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kinerja manajemen obat serta faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya di Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung telaah dokumen dan kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi sembilan tema, yaitu perencanaan obat, pengadaan obat, distribusi obat, kapasitas sumber daya manusia, sistem informasi, kebijakan, anggaran, kondisi geografis, dan kinerja manajemen obat. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja manajemen obat terbentuk melalui interaksi faktor internal dan eksternal sehingga permasalahan ketersediaan obat tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan pengadaan atau distribusi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan tematik yang menunjukkan interaksi berbagai faktor tersebut dalam membentuk kinerja manajemen obat pada konteks wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya. Secara praktis, temuan penelitian dapat menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi untuk memperkuat perencanaan berbasis data, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperbaiki sistem informasi dan koordinasi, serta menyesuaikan pengadaan dan distribusi dengan kondisi geografis wilayah. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja manajemen obat memerlukan pendekatan terintegrasi dengan mempertimbangkan kedua faktor tersebut.</p> Ronny Ronny Herry Tombokan Sarce Makaba Arius Togodly Novita Medyati Yulius S. Paiting Yacob Ruru Copyright (c) 2026 Ronny Ronny Herry Tombokan, Sarce Makaba, Arius Togodly, Novita Medyati, Yulius S. Paiting, Yacob Ruru https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 1.1 240 251 Pengaruh Hard Skill dan Soft Skill terhadap Employee Performance pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/245 <p>Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hard skill dan soft skill terhadap employee performance pegawai pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi 311 pegawai Aparatur Sipil Negara (138 PNS dan 175 PPPK). Penentuan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan menetapkan seluruh pegawai berstatus PNS sebagai responden sehingga diperoleh 138 responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hard skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance (t = 6,011; sig. = 0,000) dan soft skill juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,745; sig. = 0,000). Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 40,268; sig. = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,374, yang berarti hard skill dan soft skill secara bersama-sama menjelaskan 37,4% variasi employee performance, sedangkan 62,6% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi teknis dan interpersonal secara seimbang penting untuk meningkatkan kinerja pegawai pada instansi pemerintah daerah yang memiliki tuntutan pekerjaan teknis dan administratif sekaligus.</p> Sumiati Rohsita Amalyah Rasyid Agus Halim Mu’fidatul Nurul Hajjad Abdul Wahab Copyright (c) 2026 Sumiati, Rohsita Amalyah Rasyid, Agus Halim, Mu’fidatul Nurul Hajjad, Abdul Wahab https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 1.1 204 212 Pendampingan Legalitas Usaha Melalui Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Kabupaten Blora https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/257 <p>Legalitas usaha merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM di Kabupaten Blora yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal akibat rendahnya literasi digital, keterbatasan pemahaman administratif, serta minimnya pendampingan teknis. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan pemerintah terkait legalitas usaha dan kemampuan UMKM dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendampingan legalitas usaha melalui pembuatan NIB dan sertifikasi halal bagi UMKM di Kabupaten Blora. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam tahapan sosialisasi, pendampingan pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS), pendampingan sertifikasi halal melalui skema <em>self declare</em> pada sistem SIHalal, serta monitoring dan evaluasi. Objek penelitian adalah pelaku UMKM di Kabupaten Blora yang mengikuti program pendampingan legalitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha, dengan tingkat keberhasilan penerbitan NIB mencapai 100% dan keberhasilan sertifikasi halal mencapai 83,33% pada program pendampingan yang dilaksanakan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model pendampingan partisipatif yang mengintegrasikan aspek edukasi, pendampingan teknis, dan kolaborasi multipihak untuk mempercepat kepemilikan legalitas usaha. Dengan demikian, pendampingan legalitas usaha terbukti efektif dalam memperkuat daya saing, memperluas akses pasar dan pembiayaan, serta mendukung keberlanjutan UMKM di Kabupaten Blora.</p> Novita Yuliana Rizka Fatkhin Nisa Dwi Puji Ratnawati Keke Tamara Fahira Copyright (c) 2026 Novita Yuliana, Rizka Fatkhin Nisa, Dwi Puji Ratnawati, Keke Tamara Fahira https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-21 2026-08-21 5 1.1 190 195 Pengaruh Teknologi, Keterampilan Nonteknis, dan Manajemen Talenta terhadap Efektivitas Kerja ASN https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/255 <p>Transformasi organisasi dan digitalisasi birokrasi menuntut peningkatan efektivitas kerja aparatur melalui dukungan teknologi, penguatan kapasitas individual, dan pengelolaan talenta yang terarah. Penelitian ini berangkat dari masih ditemukannya kendala integrasi sistem, perbedaan kemampuan teknologi, persoalan komunikasi dan kolaborasi, serta pemetaan potensi dan pengembangan karier yang belum optimal. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh penerapan teknologi, keterampilan nonteknis, dan sistem manajemen talenta terhadap efektivitas kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan total sampling terhadap 80 ASN. Data dikumpulkan melalui kuesioner, didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap efektivitas kerja; keterampilan nonteknis memiliki pengaruh relatif paling dominan berdasarkan beta terstandardisasi 0,417. Model menjelaskan 45,2% variasi efektivitas kerja. Kontribusi penelitian terletak pada pengujian tiga kelompok determinan dukungan teknologi, kapasitas nonteknis, dan pengelolaan talenta secara simultan dalam konteks organisasi publik daerah yang sedang bertransformasi. Temuan menegaskan perlunya kebijakan terintegrasi antara penguatan kompetensi, pemanfaatan teknologi, dan manajemen talenta.</p> Siska Anggraeni Hari Yeni Amalia Mu’fidatul Nurul Hajjad Sudirman Copyright (c) 2026 Siska Anggraeni, Hari Yeni, Amalia, Mu’fidatul Nurul Hajjad, Sudirman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 1.1 213 219 Prospek Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Petani di Provinsi Riau dalam Perspektif Makroekonomi https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/281 <p><em>Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis bagi perekonomian Provinsi Riau karena berperan sebagai sumber pendapatan petani, penggerak ekonomi daerah, penyedia lapangan kerja, serta penopang ekspor berbasis komoditas. Namun, prospek perkebunan kelapa sawit tidak dapat hanya dinilai dari luas areal dan kenaikan harga tandan buah segar, melainkan juga perlu dianalisis dalam konteks makroekonomi, khususnya inflasi dan nilai rupiah. Inflasi memengaruhi pendapatan riil petani melalui kenaikan harga kebutuhan rumah tangga dan biaya produksi, sedangkan pelemahan rupiah dapat memberikan efek ganda: di satu sisi meningkatkan nilai rupiah dari komoditas ekspor seperti minyak sawit mentah, tetapi di sisi lain menaikkan biaya input impor seperti pupuk, pestisida, alat produksi, bahan bakar, dan biaya logistik. Artikel ini bertujuan menganalisis prospek perkebunan kelapa sawit dalam meningkatkan pendapatan petani di Provinsi Riau ditinjau dari inflasi dan nilai rupiah saat ini. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah data statistik resmi, laporan lembaga pemerintah, artikel ilmiah, kebijakan perkebunan, serta publikasi ekonomi terkini</em></p> Mailisa Mailisa Syikhristani Syikhristani Copyright (c) 2026 Mailisa Mailisa, Syikhristani Syikhristani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-10 2026-09-10 5 1.1 321 328 10.69688/juksit.v5i1.1.281 Analisis Kepadatan Vektor Lalat dan Kondisi Sanitasi Lingkungan Di Sekitar Tps Deli Tua https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/158 <p>Kepadatan lalat merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian kualitas sanitasi lingkungan dan pengendalian vektor penyakit berbasis lingkungan. Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dengan kondisi sanitasi yang kurang memadai berpotensi menjadi habitat perkembangbiakan lalat yang berperan sebagai vektor mekanis berbagai penyakit, terutama diare, disentri, dan demam tifoid. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepadatan vektor lalat dan kondisi sanitasi lingkungan di sekitar TPS Deli Tua. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan survei lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan visual menggunakan papan pengamatan pada tiga titik lokasi dengan sepuluh kali pengulangan serta observasi kondisi sanitasi menggunakan lembar checklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks kepadatan lalat tertinggi ditemukan pada area utama penumpukan sampah sebesar 20,4 ekor (kategori sangat padat), diikuti area sampah campuran sebesar 11,8 ekor (kategori padat), dan area pinggiran TPS sebesar 5,4 ekor (kategori sedang). Tingginya kepadatan lalat berkaitan dengan penerapan sistem open dumping, dominasi sampah organik yang membusuk, serta terbatasnya fasilitas penampungan tertutup. Berdasarkan hasil tersebut, pengendalian lalat di TPS Deli Tua perlu diprioritaskan melalui penyediaan kontainer tertutup, peningkatan frekuensi pengangkutan sampah organik, dan penerapan sistem pengelolaan sampah yang sesuai standar sanitasi guna menurunkan kepadatan lalat pada area dengan kategori padat dan sangat padat.</p> Wiwin Ariani Meutia Nanda Ayu Maulidia Devi Helma Fitri Hasibuan Muhassibi Copyright (c) 2026 Wiwin Ariani, Meutia Nanda, Ayu Maulidia, Devi Helma Fitri Hasibuan, Muhassibi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 1.1 1 6 Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Huruf Berbasis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Baca Tulis Siswa Kelas I SD https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/178 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flashcard huruf berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan kemampuan literasi baca tulis siswa kelas I SDN Joho 5. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, serta pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran flashcard berbasis Augmented Reality mampu meningkatkan motivasi dan kemampuan literasi baca tulis siswa. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 51,88 pada pretest menjadi 90,00 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (&lt; 0,05) yang menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,87 yang termasuk kategori tinggi. Siswa terlihat lebih aktif, antusias, dan mudah mengenali huruf serta membaca kata sederhana selama proses pembelajaran berlangsung. Media pembelajaran juga memperoleh respon positif dari guru dan siswa karena dinilai menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Augmented Reality layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran literasi baca tulis di sekolah dasar..</p> Dina Fitria Alfi Laila Reni Nur Habibah Putri Yessa Rahmawati Copyright (c) 2026 Dina Fitria, Alfi Laila, Reni Nur Habibah, Putri Yessa Rahmawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 1.1 7 16 Penerapan Algoritma Naive Bayes Untuk Klasifikasi Kesiapan Administrasi pada KUA Kecamatan Kapuas Barat https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/189 <p>Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan instansi pemerintah yang bertanggung jawab menyelenggarakan pelayanan pencatatan serta pengelolaan administrasi pernikahan bagi masyarakat Muslim sesuai ketentuan yang berlaku. Pengelolaan data yang masih manual menyebabkan kesulitan dalam memverifikasi kesiapan administrasi calon pengantin secara cepat dan akurat. Penelitian terdahulu masih terbatas pada dataset kecil, kriteria tunggal berbasis usia, dan tanpa <em>cross-validation</em>, sehingga belum tersedia model klasifikasi kesiapan administrasi pernikahan yang komprehensif dan andal. Penelitian ini menerapkan algoritma Naive Bayes untuk mengklasifikasikan kesiapan administrasi pernikahan berdasarkan kombinasi usia, pendidikan, dan status pernikahan pada KUA Kecamatan Kapuas Barat, dengan memanfaatkan 1.010 <em>record </em>data periode 2021–2025 yang dipisahkan menjadi 70% data pelatihan dan 30% data pengujian, diimplementasikan melalui Python dan <em>scikit-learn</em>. Evaluasi dengan <em>Confusion Matrix</em> menghasilkan akurasi 92,67%, presisi 93,33%, <em>recall</em> 98,44%, dan <em>F1-Score</em> 95,82%, sementara <em>K-Fold Cross Validation</em> (k=10) menghasilkan rata-rata akurasi 90,10% dengan standar deviasi 2,77%. Hasil ini membuktikan bahwa Naive Bayes efektif untuk klasifikasi kesiapan administrasi pernikahan dengan akurasi melampaui penelitian sebelumnya (84%), serta berkontribusi sebagai model pendukung keputusan berbasis data mining bagi petugas KUA dalam verifikasi administrasi yang lebih cepat, konsisten, dan akurat.</p> rahma meina Finki Dona Marleny Windarsyah Windarsyah Copyright (c) 2026 rahma meina, Finki Dona Marleny, Windarsyah Windarsyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 1.1 17 27 Analisis Spasial Epidemiologi dan EntomologiLingkungan terhadap Pola Penyebaran Malaria di Wilayah FokusEliminasi Kabupaten Supiori https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/190 <p>Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah endemis Papua, termasuk Kabupaten Supiori sebagai wilayah eliminasi berbasis fokus. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola penyebaran malaria berdasarkan distribusi kasus, jenis Plasmodium, tren kasus, habitat perkembangbiakan, dan kepadatan vektor. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan epidemiologi-entomologi lingkungan. Data sekunder diperoleh dari laporan e-SISMAL tahun 2025, sedangkan data primer dikumpulkan melalui observasi habitat jentik dan penangkapan nyamuk di Syurdori dan Waryesi pada April–Mei 2026. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, grafik tren, indeks habitat jentik, dan kepadatan relatif vektor. Hasil penelitian menunjukkan 663 kasus malaria tahun 2025, lebih banyak pada laki-laki sebanyak 426 kasus (64,25%). Spesies Plasmodium didominasi Plasmodium vivax sebanyak 515 kasus, sedangkan Plasmodium falciparum sebanyak 148 kasus. Kasus tertinggi terdapat di Kepulauan Aruri sebanyak 254 kasus (38,31%) dan Supiori Timur sebanyak 243 kasus (36,65%). Pada Distrik Supiori Timur, kasus tertinggi ditemukan di Syurdori sebanyak 59 kasus dan Waryesi sebanyak 57 kasus. Tren Januari–Mei 2026 menunjukkan variasi kasus bulanan. Observasi lapangan menemukan habitat lagun, genangan, kali, sungai, dan mata air, dengan indeks habitat jentik 75 di Waryesi dan 60 di Syurdori. Identifikasi vektor menemukan 130 ekor Anopheles, didominasi Anopheles farauti sebanyak 88 ekor (67,69%), outdoor. Penelitian ini menyimpulkan penyebaran malaria tidak merata dan terkonsentrasi pada wilayah dengan kasus tinggi, habitat jentik aktif, serta dominasi vektor outdoor. Temuan ini berkontribusi sebagai dasar pemetaan wilayah fokus, penguatan surveilans, dan prioritas intervensi eliminasi malaria berbasis lingkungan</p> REGINA RUMBIAK Hasmi Hasmi Agus Zainuri Dolfinus Yufu Bouway Arius Togodly Muhammad Akbar Nurdin Copyright (c) 2026 REGINA RUMBIAK, Hasmi Hasmi, Agus Zainuri, Dolfinus Yufu Bouway, Arius Togodly, Muhammad Akbar Nurdin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 28 36 Analisis Hubungan Dimensi Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien: Studi Potong Lintang di RSUD Dekai, Yahukimo, Papua https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/221 <p>Mutu pelayanan mencerminkan kualitas proses sekaligus pengalaman pasien selama menerima layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan lima dimensi Service Quality (SERVQUAL) dengan kepuasan pasien serta mengidentifikasi dimensi yang menunjukkan asosiasi terkuat di RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo. Penelitian menggunakan desain potong lintang pada 100 pasien rawat jalan dan rawat inap yang dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SERVQUAL dan kepuasan pasien. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan ukuran Prevalence Ratio (RP), sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda dengan adjusted Odds Ratio (aOR). Sebanyak 73,0% responden menyatakan puas. Bukti fisik berhubungan dengan kepuasan pasien (p=0,005; RP=1,478), demikian pula keandalan (p=0,004; RP=1,518), daya tanggap (p&lt;0,001; RP=2,375), dan empati (p=0,002; RP=1,558). Jaminan belum menunjukkan hubungan bermakna (p=0,110). Model akhir mempertahankan daya tanggap (aOR=63,882; 95% CI: 11,097–367,732) dan empati (aOR=13,531; 95% CI: 2,716–67,408). Daya tanggap menunjukkan asosiasi paling kuat dalam model akhir. Namun, interval kepercayaan yang lebar menunjukkan estimasi yang belum presisi. Temuan ini mendukung prioritas peningkatan kecepatan respons, kejelasan informasi, komunikasi, dan perhatian individual di RSUD Dekai</p> Junita Mangiwa Sarce Makaba Septevanus Rantetoding Yulius Sarungu Paiting Agus Zainuri Hasmi Hasmi Copyright (c) 2026 Junita Mangiwa, Sarce Makaba, Septevanus Rantetoding, Yulius Sarungu Paiting, Agus Zainuri, Hasmi Hasmi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 37 46 Investigasi Numerik Efek Temperatur Operasi dan Kecepatan Aliran Uap terhadap Performa Termal Mesin Retort Makanan https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/223 <p>Proses sterilisasi pangan menggunakan mesin <em>retort</em> berperan penting dalam menjaga keamanan dan memperpanjang masa simpan produk, namun ketidakseragaman distribusi panas dan pengaruh parameter operasi menjadi aspek yang perlu dikaji guna untuk menemukan standar operasi yang ideal. Investigasi numerik efek temperatur operasi dan kecepatan aliran uap terhadap performa termal serta hidrodinamika mesin <em>retort</em> makanan menggunakan metode <em>Computational Fluid Dynamics</em> (CFD) di usulkan dalam riset ini. Variasi temperatur ditentukan sebesar 115°C, 117°C, 119°C, 121°C, dan 123°C serta kecepatan aliran uap 2–10 m/s yang dilakukan dalam keadaan <em>steady </em>dengan mengusulkan<em> k-ε Realizable </em>sebagai model<em> viscous</em>. Hasilnya, peningkatan temperatur operasi menyebabkan kenaikan temperatur permukaan, <em>pressure drop</em>, dan koefisien perpindahan panas. Nilai koefisien perpindahan panas meningkat dari 5,88–5,99 W/m².°C pada 115°C menjadi 6,67–6,74 W/m².°C pada 123°C. Dengan demikian, hasil investigasi numerik ini dapat digunakan sebagai pertimbangan awal dalam mengevaluasi desain dan kondisi operasi mesin <em>retort</em>, khususnya yang berkaitan dengan perpindahan panas dan distribusi temperatur. Namun, penerapannya untuk menilai efektivitas sterilisasi pangan masih memerlukan pengujian lanjutan yang mencakup temperatur produk, nilai sterilitas F₀, waktu proses, dan tingkat inaktivasi mikroorganisme.</p> Amrijal Anshori Hisyam Ma'mun Muhamad Safi'i Copyright (c) 2026 Amrijal Anshori, Hisyam Ma'mun, Muhamad Safi'i https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 47 58 Investigasi Retak Dinding pada Jembatan Tipe Post Tensioned Prestressed Concrete Box Girder di Indonesia https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/222 <p><em>Post-tensioned prestressed concrete segmental box girder</em> banyak digunakan pada jembatan bentang panjang karena efisiensi struktural dan kemudahan konstruksinya. Namun, keretakan pada <em>web</em> dapat menurunkan kinerja, durabilitas, dan keandalan struktur. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik retak, mengevaluasi mutu material eksisting, menganalisis respons serta kapasitas geser struktur, dan menentukan faktor dominan penyebab keretakan. Metode penelitian mencakup inspeksi visual dan pemetaan retak, pengujian non-destruktif melalui <em>rebound hammer</em>, <em>Ultrasonic Pulse Velocity</em>, dan <em>bar locator</em>, pengujian destruktif melalui <em>core drill</em> dan uji tarik baja, serta pemodelan elemen hingga menggunakan CSI Bridge dengan elemen <em>shell</em>. Model dievaluasi pada kondisi layan dan ultimit, serta mempertimbangkan mutu material aktual, gaya prategang, <em>creep</em>, susut, dan tegangan tambahan pada zona pengangkaran. Hasil menunjukkan retak didominasi pola diagonal dan lentur-geser dengan orientasi 30°–45°, terutama di sekitar blok angkur deviasi tendon. Kuat tekan karakteristik beton aktual sebesar 31,97 MPa lebih rendah daripada mutu rencana 41,50 MPa. Tegangan tarik utama kritis mencapai 2,45 MPa, melampaui batas tarik izin beton sebesar 1,86 MPa. Evaluasi geser menunjukkan beberapa <em>node</em> tidak memenuhi kriteria RSNI T-12:2004, SNI 2847:2019, dan AASHTO. Pengaruh <em>creep</em> dan susut menurunkan angka keamanan sekitar 10–15%. Korelasi spasial menunjukkan bahwa zona tegangan tinggi berimpit dengan sebaran retak yang teridentifikasi selama inspeksi lapangan secara langsung. Keretakan disimpulkan terjadi akibat kombinasi defisit kapasitas geser, konsentrasi tegangan pada blok angkur, kehilangan prategang, dan variasi mutu beton eksisting.</p> Kohar Yudoprasetyo Andi Candra Irawan Mohammad Sigit Darmawan Nur Ahmad Husin Copyright (c) 2026 Kohar Yudoprasetyo, Andi Candra Irawan, Prof. Sigit, Dr. Husin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 59 71 Performance Based Structural Analysis of a Bulk Carrier Pier Using Soil Structure Interaction Modeling https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/227 <p>Accurate representation of pile-soil interaction is essential for performance-based assessment of pile-supported wharves because lateral resistance, effective fixity, and plastic-hinge development depend strongly on surrounding soil conditions. This study compares a conventional virtual-fixity-point (VFP) idealization with a calibrated soil-structure interaction (SSI) model for a bulk carrier wharf in Gresik, Indonesia. Three models were evaluated: the existing wharf with VFP supports, the same structure with distributed SSI springs, and an optimized SSI model with reduced steel-pipe-pile diameters. The 20 m-wide platform was modeled in SAP2000 under operational, berthing, mooring, environmental, and seismic loads. Lateral springs were derived from LPILE p-y analyses, assigned at 1 m depth intervals, and validated using pile-deflection profiles under a 100 kN lateral load. Linear analysis evaluated demand-capacity ratios and serviceability displacements, while nonlinear pushover analysis used fiber hinges and strain-based criteria. Relative to the VFP model, the SSI model reduced earthquake DCR from 0.648 to 0.548 and seismic displacement from 76.92 to 43.17 mm, while increasing performance-point base shear by 27%. The optimized model reached a DCR of 0.770, and maximum pile strains remained within 19.2–21.0% of the Minimal Damage limit, confirming safer and more efficient structural optimization for comparable pile-supported marine infrastructure in seismic regions</p> Irwansyah Mohammad Sigit Darmawan Nur Ahmad Husin Kohar Yudoprasetyo Copyright (c) 2026 Irwansyah, Prof. Sigit, Dr. Husin, Kohar Yudoprasetyo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 72 81 Pengaruh Kepemimpinan Pemberdayaan, Transformasional, dan Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Pegawai ASN Basarnas Mamuju https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/229 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pemberdayaan, kepemimpinan transformasional, dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai ASN Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mamuju yang berjumlah 93 orang dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh, sehingga diperoleh 93 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima jenjang sebagai instrumen utama yang didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pemberdayaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung 2,411 &gt; ttabel 1,987 dan signifikansi 0,018 &lt; 0,05. Kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dengan nilai thitung 2,641 &gt; ttabel 1,987 dan signifikansi 0,010 &lt; 0,05. Keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan dengan nilai thitung 5,484 &gt; ttabel 1,987, signifikansi 0,000 &lt; 0,05, dan koefisien regresi terbesar sebesar 0,504. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai Fhitung 44,990 &gt; Ftabel 2,71 dan signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,603, yang berarti kontribusi ketiga variabel bebas dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai sebesar 60,3% dan berada pada kategori kuat, sedangkan 39,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.</p> Revalinda Muhammad Arsyad J Fuji Inzani SL Agus Halim Rezki Novianti Copyright (c) 2026 Agus Halim, Revalinda, Muhammad Arsyad, J Fuji Inzani SL, Rezki Novianti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 82 92 Pengembangan Model Pencegahan Malaria Berbasis Intervensi Komunitas Kuasi-Eksperimental di Bonggo, Sarmi, Papua https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/231 <p>Latar belakang: Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua, karena penularan dipengaruhi perilaku, lingkungan, dan partisipasi komunitas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menilai model pencegahan malaria berbasis komunitas yang memadukan edukasi, pendampingan kader, pengulangan pesan, dan partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pengukuran pre-test dan post-test pada kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 45 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan Wilcoxon, Mann-Whitney, serta Difference-in-Differences. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik pada kelompok intervensi, serta penurunan skor risiko lingkungan. Nilai Difference-in-Differences masing-masing sebesar 16,56 pada pengetahuan, 11,67 pada sikap, 9,91 pada praktik, dan -3,33 pada lingkungan, dengan seluruh perbedaan bermakna secara statistik (p &lt; 0,001). Model ini berimplikasi praktis bagi Puskesmas, kader kesehatan, dan pemerintah kampung sebagai dasar edukasi, pendampingan, dan penggerakan masyarakat dalam pencegahan malaria. Kebaruan penelitian terletak pada model lokal Bonggo yang menggabungkan edukasi, pendampingan kader, dan aksi kolektif lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model berbasis komunitas dapat memperkuat pencegahan malaria secara bertahap melalui perubahan pengetahuan, perilaku, dan risiko lingkungan.</p> Trajanus Laurens Jembise Elieser Elieser Izak Yesaya Samay Dais Iswanto Copyright (c) 2026 Trajanus Laurens Jembise, Elieser Elieser, Izak Yesaya Samay, Dais Iswanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 93 104 Pengembangan Kawasan Sport Center Berstandar Tipe Berbasis Analisis Tapak dan Kebutuhan Ruang di Kabupaten Bulukumba https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/241 <p>Kabupaten Bulukumba memiliki potensi pengembangan sektor olahraga yang ditunjukkan oleh meningkatnya aktivitas olahraga, jumlah atlet, serta penyelenggaraan berbagai kompetisi tingkat daerah hingga provinsi. Namun, ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memenuhi standar masih terbatas, sementara kajian mengenai perencanaan kawasan <strong>Sport Center</strong> yang mengintegrasikan analisis karakteristik tapak dengan kebutuhan ruang berdasarkan standar Gelanggang Olahraga Tipe B masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menyusun konsep pengembangan kawasan <strong>Sport Center Berstandar Tipe B</strong> melalui pendekatan analisis tapak dan kebutuhan ruang di Kabupaten Bulukumba. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan, studi literatur, dan analisis tapak yang meliputi aksesibilitas, orientasi matahari, arah angin, kebisingan, potensi pandangan (<em>view</em>), serta zonasi kawasan, yang dipadukan dengan analisis kebutuhan ruang berdasarkan aktivitas pengguna dan standar Gelanggang Olahraga Tipe B. Hasil penelitian menghasilkan konsep kawasan sport center terpadu yang terdiri atas zonasi fungsi olahraga utama, fasilitas penunjang, ruang terbuka, area parkir, serta sistem sirkulasi yang terintegrasi dengan kondisi tapak. Konsep tersebut menunjukkan bahwa lokasi perencanaan memiliki tingkat kesesuaian yang baik untuk pengembangan kawasan olahraga berstandar Tipe B dan mampu mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga, pembinaan atlet, serta penyediaan ruang publik olahraga secara berkelanjutan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi berupa model konseptual pengembangan <strong>Sport Center Berstandar Tipe B</strong> yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan infrastruktur olahraga pada tingkat kabupaten dengan karakteristik wilayah yang sejenis</p> A.Aisyah Muzayyanah Pratiwi Juniar Aditya Yudistira Copyright (c) 2026 A.Aisyah Muzayyanah, Pratiwi Juniar, Aditya Yudistira https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-11 2026-08-11 5 1.1 105 111 Identifikasi Pemborosan untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Pengadaan Barang dan Jasa Menggunakan Metode Value Stream Mapping di PT Xyz https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/234 <p>PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan jasa dan industri yang memiliki unit pengadaan barang dan jasa untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan. Penelitian terdahulu membuktikan bahwa Value Stream Mapping (VSM) dapat mengidentifikasi pemborosan pada sektor manufaktur secara efektif, tetapi penerapan pada sektor jasa yang didominasi administratif masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemborosan yang menyebabkan keterlambatan proses pengadaan serta Menyusun usulan perbaikan menggunakan pendekatan Value Stream Mapping. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi, wawancara, dan kuesioner terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses pengadaan. Analisis dilakukan melalui penyusunan <em>Current State Mapping</em>, identifikasi aktivitas menggunakan <em>Process Activity Mapping </em>(PAM), analisis akar penyebab menggunakan <em>Fishbone Diagram</em>, penyusunan usulan perbaikan dengan metode 5W+1H, dan penyusunan <em>Future State Mapping</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi aktual proses pengadaan memiliki <em>lead time</em> sebesar 35.640 menit dengan <em>Process Cycle Efficiency</em> (PCE) sebesar 24%. Pemborosan yang paling dominan adalah <em>waiting</em> (45%) dan <em>overprocessing</em> (29%). Usulan perbaikan berupa penerapan sistem <em>e-procurement</em>, penetapan <em>Service Level Agreement</em> (SLA), peningkatan kompetensi karyawan melalui pelatihan, dan penggunaan <em>checklist</em> dokumen diproyeksikan mampu menurunkan <em>lead time</em> menjadi 23.760 menit dan meningkatkan <em>Process Cycle Efficiency</em> (PCE) menjadi 37%. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka identifikasi pemborosan pada proses procurement berbasis Value Stream Mapping yang mengintegrasikan Process Activity Mapping, Fishbone Diagram, dan Future State Mapping sehingga dapat menjadi acuan peningkatan efisiensi proses pengadaan pada perusahaan jasa.</p> Yoshua Ardy Putra Emmanuella Sipayung Ratri Kurniasari Copyright (c) 2026 Yoshua Ardy Putra, Emmanuella Sipayung, Ratri Kurniasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-20 2026-08-20 5 1.1 112 120 Tinjauan Hukum Administrasi Negara Berdasarkan Inpres 9/2025 Tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/240 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan tata kelola administrasi pemerintahan dalam pelaksanaan kebijakan nasional yang melibatkan koordinasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Fokus penelitian diarahkan pada analisis kedudukan Instruksi Presiden dalam sistem hukum nasional, kewenangan Presiden dalam pembentukan kebijakan administrasi negara, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Hukum Administrasi Negara dan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis melalui kajian kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menafsirkan ketentuan peraturan-undangan, doktrin hukum administrasi negara, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bukan merupakan peraturan-undangan yang membentuk norma hukum baru, melainkan instrumen kebijakan administrasi yang bersifat mengikat secara internal bagi aparatur pemerintahan sebagai sarana koordinasi pelaksanaan kebijakan nasional. Kewenangan Presiden dalam menerbitkan Instruksi Presiden tersebut bersumber dari atribusi konstitusional berdasarkan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan digunakan untuk mengintegrasikan pelaksanaan tugas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penelitian juga menemukan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan sangat dipengaruhi oleh efektivitas koordinasi antarlembaga, pemenuhannya administrasi, ketersediaan sumber daya, dukungan pendanaan, serta mekanisme pengawasan dan evaluasi yang berorientasi pada prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan partisipasi publik. Oleh karena itu, penguatan tata kelola kolaboratif (collaborative governance) dan penerapan prinsip good governance menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan keberhasilan implementasi kebijakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara berkelanjutan.</span></span></span></span></p> setyo utomo Siswadi Aleksander Sebayang Copyright (c) 2026 setyo utomo, Siswadi, Aleksander Sebayang https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-20 2026-08-20 5 1.1 121 131 Strategi Strategi Koperasi Desa Merah Putih Parit Keladi Dalam Upaya Pengembangan Sektor Usaha Pertanian Di Desa Parit Keladi https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/243 <p>Penelitian menganalisis strategi Koperasi Desa Merah Putih Parit Keladi dalam mengembangkan sektor usaha pertanian di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 7 (tujuh) responden yang terdiri dari pengurus koperasi, perangkat desa, perwakilan dinas pertanian, dan petani anggota. Analisis data dilakukan menggunakan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategis Koperasi Desa Merah Putih Parit Keladi berada pada&nbsp;Kuadran I, yang berarti koperasi memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang kuat untuk dikembangkan. Faktor kekuatan utama meliputi potensi lahan pertanian seluas 504 Ha, dukungan regulasi dan Dana Desa, serta ketersediaan sumber daya air yang melimpah, sedangkan faktor kelemahan utama adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia pengurus dan koperasi yang baru berdiri. Berdasarkan analisis SWOT, penelitian ini merumuskan 7 (tujuh) strategi prioritas yang harus dijalankan koperasi, yaitu: (1) pembentukan tim manajemen profesional dan pelatihan SDM, (2) fokus pada unit usaha produktif pertanian bukan simpan pinjam, (3) optimalisasi lahan dan varietas unggul untuk pasar nasional, (4) pendirian pusat distribusi sarana produksi pertanian, (5) diversifikasi usaha melalui program Mina Padi dan hortikultura, (6) implementasi&nbsp;<em>digital farming</em>, dan (7) program asuransi tani serta dana cadangan risiko. Selain itu, penelitian juga merumuskan strategi dari aspek hukum yang mencakup pemenuhan legalitas formal koperasi, harmonisasi dengan BUMDes, pengelolaan dana desa yang akuntabel, kepatuhan terhadap regulasi pupuk bersubsidi, serta penerapan tata kelola yang baik (<em>Good Governance</em>) untuk mencegah risiko korupsi dan penyimpangan</p> Klara Dawi Sri Widarti Maulana Filani Rizal Copyright (c) 2026 Klara Dawi, Sri Widarti, Maulana Filani Rizal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-21 2026-08-21 5 1.1 132 141 Implementasi Content-Based Filtering, TF-IDF, dan Cosine Similarity pada Sistem Rekomendasi Artikel Berita Media Jelajah Nusantara https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/247 <p>Portal berita digital saat ini menghadapi tantangan dalam menyajikan artikel yang sesuai dengan minat pengguna, seiring bertambahnya jumlah artikel yang terbit setiap harinya. Sebagian besar portal berita masih menampilkan artikel berdasarkan tingkat popularitas atau urutan waktu publikasi, sehingga rekomendasi yang dihasilkan belum mencerminkan preferensi individual masing-masing pembaca. Penelitian ini bertujuan membangun sistem rekomendasi artikel berita pada portal Media Jelajah Nusantara melalui penerapan metode <em>Content-Based Filtering</em> yang dipadukan pembobotan <em>Term Frequency-Inverse Document Frequency</em> (TF-IDF) dan perhitungan <em>Cosine Similarity</em>. Analisis kebutuhan sistem ditempuh menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Profil minat pengguna disusun berdasarkan riwayat interaksi terhadap artikel, kemudian dijadikan acuan dalam menghasilkan rekomendasi berdasarkan tingkat kemiripan antara profil pengguna dan konten artikel. Performa sistem diukur menggunakan metrik <em>Precision</em>@10, <em>Recall</em>@10, F1-Score, <em>Mean Average Precision </em>(MAP), dan <em>Normalized Discounted Cumulative Gain</em> (NDCG@10). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa <em>Content-Based Filtering</em> memperoleh <em>Precision</em>@10 sebesar 0,1250, <em>Recall</em>@10 sebesar 0,0286, F1-Score sebesar 0,0462, MAP sebesar 0,0151, dan NDCG@10 sebesar 0,1373, sementara metode Popularitas (<em>Baseline</em>) memperoleh nilai yang lebih tinggi pada seluruh metrik dalam dataset dan skenario pengujian yang digunakan, sehingga hasil ini perlu dipandang sebagai temuan empiris pada konteks pengujian tersebut, bukan sebagai bukti keunggulan mutlak salah satu metode. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pembentukan profil minat dari data operasional Media Jelajah Nusantara, mekanisme rekomendasi berbasis konten, serta evaluasi komparatif terhadap metode Popularitas dalam satu aplikasi yang sama. Temuan ini menegaskan bahwa <em>Content-Based Filtering</em> dapat diterapkan untuk menghasilkan rekomendasi personal berdasarkan profil minat pengguna, meskipun performa evaluasinya tetap dipengaruhi oleh karakteristik data serta mekanisme pembentukan profil yang digunakan.</p> Ikmaliyah Putri Wawan Kurniawan Copyright (c) 2026 Ikmaliyah Putri, Wawan Kurniawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-21 2026-08-21 5 1.1 142 150 Optimasi Jumlah dan Sudut Blade Terhadap Perfoma Turbin Vortex Ultra Low-Head Berbasis Cfd https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/252 <p>Ketergantungan berlebihan pada bahan bakar fosil telah mendorong pengembangan teknologi energi terbarukan skala kecil, salah satunya turbin <em>vortex ultra-low head</em> yang mampu memanfaatkan situs aliran air tanpa bendungan (<em>dam-less</em>). Studi numerik untuk mengetahui perfoma trubin <em>vortex</em> <em>ultra low head</em> menarik untuk dikaji lebih dalam. Kaji numerik efek variasi jumlah <em>blade</em> (4, 6, dan 8) dan sudut kemiringan <em>blade</em> (0°, 5°, dan 10°) terhadap perfoma turbin <em>vortex</em> <em>ultra-low head</em><em>.</em> Diusulkan menggunakan Metoda <em>Computational Fluid Dynamics</em> (CFD) dengan pemodelan multifase <em>Volume of Fluid</em> (VOF) dan model turbulensi <em>k-ω Standard</em> diterapkan dalam keadaan <em>steady</em>. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah dan sudut <em>blade</em> secara konsisten meningkatkan distribusi kecepatan aliran, tekanan, debit, gaya tangensial, serta daya turbin. konfigurasi 4 <em>blade</em> sudut 0° menghasilkan efisiensi 13,15% dikecepatan aliran 23,13 m/s. Sedangkan konfigurasi 8 <em>blade</em> sudut 10° menghasilkan efisiensi 22,5% pada kecepatan aliran 23,13 m/s, Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan pengaruh variasi jumlah dan sudut <em>blade</em> terhadap karakteristik aliran dan efisiensi turbin <em>vortex ultra-low head</em> yang belum banyak dikaji secara numerik, sehingga dapat dijadikan acuan desain awal (<em>preliminary design guideline</em>) dalam pengembangan <em>runner</em> turbin <em>vortex</em> untuk aplikasi pembangkit skala <em>mikro</em> pada aliran air dengan <em>head</em> sangat rendah. Model simulasi yang diperoleh dalam penelitian ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada kajian numerik maupun eksperimental berikutnya.</p> galang yuliawan Muhamad safi'i Hisyam Ma’mun Copyright (c) 2026 galang yuliawan, Muhamad safi'i, Hisyam Ma’mun https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-21 2026-08-21 5 1.1 151 166 Investigasi Numerik Efek Jumlah dan Sudut Blade terhadap Performa Turbine Vortex Ultra Low Head https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/254 <p>Pertumbuhan kebutuhan energi listrik di wilayah terpencil memungkinkan dibutuhkannya kemandirian energi yang berkelanjutan, dan pengembangan <em>turbine vortex ultra low head</em> sebagai solusi pembangkit listrik skala kecil yang efektif dan efisien serta minim dampak ekologis. Penelitian pada instalasi <em>turbine vortex ultra low head</em> menarik untuk di kaji lebih lanjut, namun kajian simultan pengaruh jumlah dan sudut <em>blade</em> pada <em>runner</em> terhadap performa turbin ini masih terbatas. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji jumlah atau sudut <em>blade</em> secara terpisah, <em>novelty</em> penelitian ini terletak pada evaluasi numerik pengaruh kombinasi jumlah dan sudut <em>blade</em> secara simultan terhadap performa <em>turbine vortex ultra low head</em>. Studi numerik efek jumlah dan sudut <em>blade </em>pada<em> runner </em>terhadap performa <em>turbine vortex ultra-low head</em> di usulkan dalam riset ini dengan menggunakan perangkat komputer <em>Computational Fluid Dynamics</em> (CFD) dengan menerapkan model turbulensi <em>Standard k-omega</em> pada kondisi <em>steady state</em>. Variasi jumlah <em>blade</em> (4, 6, dan 8) serta sudut <em>blade</em> (0°, 7,5°, dan 12,5°) diusulkan dalam riset ini. Konfigurasi 4 <em>blade</em> sudut 0° menghasilkan efisiensi 13,15% dikecepatan aliran 36,63 m/s, sedangkan konfigurasi 8 <em>blade</em> sudut 12,5° pada kecepatan aliran yang sama menghasilkan efisiensi 31,91%, atau meningkat sebesar 18,76 poin persentase dibandingkan konfigurasi 4 <em>blade</em> sudut 0°. Disimpulkan konfigurasi runner paling optimal pada <em>turbine vortex low head</em> adalah konfigurasi 8 <em>blade</em> sudut 12,5°, sehingga model simulasi yang diperoleh dapat dijadikan acuan pengembangan studi numerik <em>turbine vortex ultra low head</em> selanjutnya.</p> Ganang Setyawan Muhamad Safi'i Hisyam Ma’mun Copyright (c) 2026 Ganang Setyawan, Muhamad Safi'i, Hisyam https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-21 2026-08-21 5 1.1 166 179 Sistem Rekomendasi Saham Menggunakan TOPSIS dengan Penyesuaian Bobot berdasarkan Profil Investasi https://utilityprojectsolution.org/ejournal/index.php/JuKSIT/article/view/256 <p>Pemilihan saham menjadi salah satu tantangan bagi investor pemula karena memerlukan pertimbangan terhadap berbagai indikator fundamental perusahaan. Beberapa penelitian sebelumnya telah menerapkan metode <em>Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution</em> (TOPSIS) dalam rekomendasi saham, tetapi penggunaan bobot kriteria yang sama belum mempertimbangkan perbedaan profil investasi pengguna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi saham berbasis web yang dapat menyesuaikan hasil rekomendasi berdasarkan profil investasi. Kriteria yang digunakan meliputi <em>Earnings per Share</em> (EPS), <em>Price to Earnings Ratio</em> (PER), dan <em>Return on Equity</em> (ROE), dengan bobot dasar yang diperoleh melalui kuesioner terhadap 57 responden. Bobot tersebut kemudian disesuaikan menjadi profil konservatif, moderat, dan agresif sebelum digunakan dalam perhitungan TOPSIS. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dengan arsitektur <em>Model-View-Controller</em> (MVC) dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian bobot menghasilkan perbedaan nilai preferensi dan urutan rekomendasi sesuai profil investasi pengguna. Evaluasi menggunakan <em>Black Box Testing</em> terhadap 34 skenario pengujian menunjukkan seluruh skenario berhasil dengan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan fungsional dan mampu memberikan rekomendasi saham berdasarkan data fundamental serta profil investasi pengguna.</p> Reza Pratama Eri Dariato Copyright (c) 2026 Reza Pratama, Eri Dariato https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-21 2026-08-21 5 1.1 180 189